Angka 7 (tujuh) dan fakta dibaliknya

Di China
Kembali ke angka 7, menurut cerita
angka 7 telah mempesona sejak
jaman dahulu kala. Di China angka 7
dihubungkan dengan kehidupan gadis,
dimana gadis mempunyai gigi susu
pada usia 7 bulan dan tanggal pada
usia 7 tahun, dalam 2 x 7 tahun “roda
yin” membuka ketika ia mencapai
masa puber, dan pada 7 x 7 = 49
datanglah masa monopause.

Di Amerika Kuno
Kesakralan angka 7 tidak ditemui di
Amerika pra-Columbian dimana
bangsa Maya percaya bahwa pada 7
lapis langit dan menganggap 7 sebagai
angka penjuru mata angin.

Di Agama Yahudi
Dalam agama Yahudi (agama sebelum
nabi Ibrahim. AS, atau agama pada
jaman sebelum Masehi) hari ke 7
menjadi hari libur suci, sehinga di
sakralkan, pada hari ke 7 itu larangan
bekerja di ubah menjadi perintah.
Dalam kitab perjanjian lama penuh
angka 7. Pada generasi ke 7 setelah
Adam hiduplah Lamech (silsilah dari
Adam ) selama 777 tahun dan harus
membayar balas dendam selama 777
tahun (Kejadian : 4.24). Tujuh tahun
langkah menuju kuil sulaiman
berhubungan dengan 7 cerita tentang
kuil kuil Babilonia. Lalu Merpati Nuh
menghilang selama 7 hari, dan tanda
tanda datangnya muncul selama 7
hari, sungai Eufrat terbagi menjadi 7
aliran.

Di Agama Kristiani
Pada abad ke -14, sejarawan Mesir al-
Maqrizi mengatakan bahwa orang
orang kristen di Mesir (Koptik)
merayakan 7 pesta besar dan 7 pesta
kecil di gereja mereka. Dimana pesta
yang dilangsungkan adalah 7 untuk
pesta kesenangan dan 7 untuk pesta
kesedihanMaria yang selaras dengan
irama heptadik. Oleh karena itu
dalam musik renaisans terdapat
sejumlah lagu dengan 7 suara, yang
biasanya dipersembahkan kepada
Perawan Maria atau berkaitan dengan
7 pahala Roh Kudus.

Di India
Angka 7 juga banyak di jumpai di
India, menurut cerita, angka 7 adalah
angka penting terpenting di Weda
selain angka 3. Angka 7 secara
khusus berkaitan dengan Agni, dewa
Api yang memiliki 7 istri, ibu atau
adik serta 7 api, balok atau lidah, dan
lagu lagu yang diperuntukkan baginya
berjumlah 7. Dalam kepercayaan
merea dewa matahari mempunyai 7
kuda penarik keretanya di langit.

Di Agama Budha
Dalam Budha (sidharta Gautama)
yang baru lahir diyakini oleh
pengikutnya, ketika lahir langsung
menapak 7 langkah. Ia mencari
keselamatan selama 7 tahun dan
mengitari pohon bodhi selama 7 kali
sebelum duduk bermeditasi
dibawahnya. Masih menurut cerita,
bahwa Syurga Budha mempunyai 7
teras, 7 karya keagamaan akan
membawa manfaat bagi orang orang
yang mempercayai kehidupan ini.
Di Ilmu Pengetahuan
Dalam Ilmu pengetahuan, angka 7
adalah dasar dari akumulasi angka
yang tak terhitung jumlahnya, mulai
dari 7 atom, 7 partikel terkecil dan
seterusnya.

Di Agama Islam
Dalam islam, yang menarik dan untuk
dicatat adalah, bahwa surah pertama
dalam Al-Qur’an, Al-Fatihah
mempunyai 7 ayat. Kalimah Syahadat
dalam Laa Ilaaha ilaa Allaah,
Muhammad rasul Allah terdiri dari 7
kata. Menurut Al-Qur’an Tuhan
menciptakan langit dan bumi menjadi
7 lapis. Lalu Thawaf mengelilingi
Ka’bah di Mekkah dilakukan sebanyak
7 kali, demikian juga dengan lari lari
kecil (Sa’i) antara Shafa dan Marwah.
Pada akhir haji, dekat Mina, syetan di
lepar dalam 3 kali masing masing
dengan 7 buah kerikil kecil yang
lazim disebut (melempar jumroh).
Angka 7 juga disukai oleh kaum Sufi.
Tasawuf memperbincangkan 7
Lathaaif, atau titik titik subtil pada
tubuh tempat kaum Sufi memusatkan
kekuatan spiritualnya.

Di Masarakat Jawa
Dalam tradisi Jawa, ada moment
tertentu yang berhubungan dengan
angka 7. Sebagai contoh ketika orang
hamil sudah usia 7 bulan, maka
diadakan selamatan dengan istilah
yang disebut “Tingkepan”. Lalu pada
bayi yang telah berusia 7 bulan, maka
ada prosesi yang dinamakan turun
tanah.
Persyaratan Upacara adat
tertentu harus menggunakan kembang
7 rupa, mandi 7 sumur, Pesta kadang
– kadang diadakan 7 hari 7 malam..
Juga tentang mitos kekayaan yang
Sampai 7 turunan … (keturunan ke 8
jadi gembel…)

Benua ada 7
Allah menurunkan malaikat untuk
membunuh pasukan gajah 70000
malaikat.

Allah menghias manusia dengan tujuh
anggota badan, yaitu dua tangan, dua
kaki, dua lutut, dan satu wajah.
Kemudian Allah menghiasinya, dengan
tujuh peribadatan, yaitu : dua tangan
dengan doa, dua kaki dengan
berkhidmat, dua lutut dengan duduk,
dan wajah (muka) dengan sujud.
7 lapis langit
rakaat shalat 17
Pintu surga dan neraka 7
Keajaiban dunia ada 7
27 pahala shalat berjamaah
7 lubang dalam tubuh kita
1 minggu 7 hari
Allah menghiasi Al-Qur’an (Kitab suci
umat Islam) dengan Tujuh surat
panjang, Yaitu Al-Baqarah, Ali Imran,
Al-Maaidah, An-Nissa’, Al ‘Araaf, Al
An’aam dan Al-Anfaal atau At-
Taubah. Kemudian Allah menghiasinya
pula dengan Tujuh ayat Ummul kitab
(Al-Fatihah/Pembuka kitab).
Sebagaimana Firman Allah dalam
Surat AL Hijr ayat 87, “Dan
Sesungguhnya Kami telah berikan
kepadamu tujuh ayat yang dibaca
berulang-ulang dan Al Quran yang
agung.”
Allah menghias umur manusia dengan
tujuh tingkatan / tahapan. Pada masa
baru lahir dinamakan tahapan
rodhi’ (Menyusu), kemudian tahap fa
thim (disapih), tahapan Shobiyyi
(bayi), tahapan ghulam (masa kanak-
kanak), kemudian tahapan syaab
(pemuda/remaja), kemudian tahapan
kuhul (yakni menginjak usia antara
30-50 tahun), dan menginjak tahapan
Syaikh (masa tua).
Demikianlah Tuhan Yang Maha Kuasa
dan Yang Maha Berkehendak telah
menciptakan alam semsta dengan
penuh misteri, seperti misteri nya
angka 7. Allahu’Alam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s