HELIUM

Unsur Helium
Helium termasuk salah satu gas mulia atau Inert (lamban). Helium merupakan ¼ (seperempat) materi dari alam semesta.

Helium cenderung lepas ke angkasa luar karena ringan, namun dapat susut dan didapat kembali melalui pancaran partikel alfa dari berbagai mineral radioaktif. Partikel alfa itu menjadi helium setelah menangkap 2 elektron.

Nama Inggris : Helium
Nama Indonesia : Helium
Etimologi : Dari bahasa Yunani, artinya Matahari
Nama Penemu : Sir Joseph Locyer
Tahun ditemukan : 1868
Negara Asal Penemu : Inggris
Lambang Atom : He
Nomor Atom : 2
Massa Atom Relatif : 4,0026
Titik Leleh : -272 0C
Titik Didih : -269 0C
Kerapatan : 0,1785 (00C) gram/cm3
Warna : Tidak berwarna
Perioda : 1
Golongan : VIII A
Nama Golongan : Golongan Gas Mulia
Konfigurasi Elektron : 1s2
Energi Ionisasi : 2372 kj/mol
Afinitas Elektron :
Potensial Ionisasi : 24,58 eV (1); 54,14 eV (2)
Elektronegativitas :
Jari-jari Ion :
Jari-jari Kovalen :
Potensial Oksida :
wujud : Gas
Jenis Unsur : Non logam
Keberadaan di Alam : Helium termasuk unsur yang banyak terdapat di alam. Matahari dan bintang terdiri dari helium. Di bumi helium termasuk langka. Terdapat di udara (hanya 15 bagian tiap juta) dan dalam gas alam.
Kegunaan : Helium digunakan dalam campuran dengan oksigen untuk menggantikan udara pada penderita asma dan untuk penyelam dikedalaman dibawah 30 meter. Juga banyak digunakan dalam tangki bahan bakar roket, untuk mencegah reaksi antara zat selama penyimpanan, dan dalam balon udara.
Alas Usul Unsur : Unsur Alam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s