Litium

litium
Logam ini sangat ringan dan bereaksi dengan air membebaskan hidrogen. Tidak seperti Natrium, Hidrogen yang di bebaskan tidak sampai meledak. Meskipun begitu, logam ini harus disimpan di dalam minyak tanah atau petrolatum.

Bijih utama Litium adalah Spodumena, LiAI(SiO3)2, yang terdapat di Amerika Serikat, Kanada, Argentina, Brasil, dan Rusia. Selain itu litium juga terdapat dalam lepidolit, K2Li3Al3(AlSi3O10)2(OH,F)4.

Nama Inggris : Lithium
Nama Indonesia : Litium
Etimologi : Dari bahasa Yunani, artinya batu
Nama Penemu : Johann August Arfvedson
Tahun ditemukan : 1817
Negara Asal Penemu : Swedia
Lambang Atom : Li
Nomor Atom : 3
Massa Atom Relatif : 6,939
Titik Leleh : 180,5 0C
Titik Didih : 1320 0C
Kerapatan : 0,53 gram/cm3
Warna : Perak
Perioda : 2
Golongan : I A
Nama Golongan : Golongan Alkali
Konfigurasi Elektron : [He]2s1
Energi Ionisasi : 520 kj/mol
Afinitas Elektron : 59,8 kj/mol
Potensial Ionisasi : 5,39 eV (1)
Elektronegativitas : 1,0
Jari-jari Ion : 0,68 A0(+1)
Jari-jari Kovalen : 1,23 A0
Jari-jari Logam : 1,52 A0
Potensial Oksida : 3,02 Volt (Li/Li+)
wujud : Padat
Jenis Unsur : Logam
Keberadaan di Alam : Litium tidak terdapat bebas di alam. Kelimpahannya dalam kerak bumi hanya 0,006 %
Kegunaan : Litium digunakan dalam membuat baterai jenis tertentu. Senyawa Litium digunakan dalam pembuatan berbagai bahan, antara lain keramik, email, kaca, dan pelumas suhu tinggi. Litium juga digunakan dalam pembuatan karet dan zat warna untuk tekstil.
Alas Usul Unsur : Unsur Alam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s